taushiyah shubuh

Posted on September 26, 2010 by aphie3

 

Liburan lebaran lalu, aq ikut ipar ke kampungnya di Tegal (kali ke dua aq kesana).. ada beberapa yang dapat q share disini.
ketika sehabis sholat shubuh berjamaah dengan ipar q (coz kk q sedang haid), aq berniat sekali untuk tidur selepas sholat waktu itu namun ternyata ipar q membalikkan badan’a dan bertanya kepada q..
“sering baca almatsurah?”
“hmm.. (senyum2)”
“kalo sering baca bagus, kalo enggak.. kan suka sibuk tuh kadang jarang baca. Dalam almatsurah itu ada tiga bacaan yang istilahnya jadi pamungkasnya. Pertama, saya ridha dengan Allah sebagai Rabb dan dengan Islam sebagai jalan hidup, dan dengan Muhammad sebagai nabi dan rasul ; menyatakan kalo qt Ridho. Kedua, syahidul istighfar Ya Allah Engkau adalah Rabb saya, tidak ada Illah yang erhak disembah kecuali Engkau, Engkau menciptakan saya, dan saya adalah hamba Engkau, dan saya di atas perjanjian Engkau dan janji Engkau sesuai dengan kemampuan saya. Saya berlindung dengan Engkau dari kejahatan apa yang saya perbuat; saya mengakui dengan nikmat Engkau ke atas saya; saya mengakui dengan dosa saya, maka ampunilah saya karena sesungguhnya tidak ada yangg mengampuni dosa kecuali Engkau ; ini ibarat kate garansi klo qt baca pagi hari maka ketika qt meninggal sebelum sore maka insya Allah husnul khatimah, dan begitu juga ketika qt baca disore hari, ada hadits’a –nanti klo sy dapet saya update–. Ketiga, dzikir yang memperberat amalan qt subhanallah wa bihamdih subhanallah-il adziim. Kalo ada yang bilang almatsurah itu bid’ah, sebenernya almatsurah itu bukan buatan’a Hasan Al Bana tapi Hasan Al bana membukukan dan terkesan mengurutkan, mungkin itu yang mereka tekankan untuk bilang klo almatsurah itu bid’ah. Karena dzikir itu kan mengingat, dan bebas mau dzikir apa aja tidak harus habis baca ini lantas baca bacaan itu.. gitu, dan untuk berapa2 kali dalam dzikir itu misalnya 3x, 10x, 100x itu memang ada hadits’a”
“hmm.. begitu”
dan lupa bahas apa tiba2 deh nyambung ttg sholat..
“Dalam sholat itu kan ada 3; berdzikir, berdo’a –atu lg lupa–. Ketika qt sholat, qt berusaha untuk khusyu’ karena akan berdampak dalam kehidupan sehari2 qt –iya ya, mungkin itu yg dibilang Sholat adalah tiang agama– dan ketika qt sholat, hadirkan qt benar2 menghadap kepada Allah jadi ketika qt membaca bacaan sholat, qt bukan membaca tapi qt sedang berbicara langsung dengan Allah. Ketika qt sholat maka perbanyaklah do’a dalam sujud2 qt, sebenernya ada juga yang berpendapat kalo berdo’a itu juga bisa ketika qt berdiri tapi ini tidak banyak yang menggunakan pendapat ini, kenapa ketika sujud atau duduk diantara dua sujud? karena itu saat2 terdekat qt dengan Allah, makanya ketika qt sholat pasti beda lama’a ya karena tergantung do’a2 qt itu. Tapi kalo ini dipraktekkan saat berjamaah, sulit.. karena kan qt ngikutin imam, nah imam juga kan macem2 ada yang cepet bacaan’a ada yang lama, yang utama qt dahulukan dulu Al Fatihah karena Al Fatihah itu kan wajib, jangan sampe gak dapet. Nah, karena saat berjamaah qt sulit menerapkan itu maka sempurnakan dengan sunnah. Mindset ketika qt sholat juga harus dirubah, bukan hanya menggugurkan kewajiban tapi bentuk rasa syukur qt, ketika shubuh, dzuhur, ashar dsb”
“hmm.. ya”
dan lupa juga bahas ini itu tiba2…
“Nah, kek nanti alfi menikah misalnya; alfi taat sama suami bukan karena alfi cinta ato sayang sama dia, tapi karena Allah yang menyuruh dan Rasul mencontohkan.. jadi akidah qt harus diluruskan kembali. Niatan untuk berrumahtangga, bukan karena ingin mempunyai keturunan atau yang lainnya tapi karena Allah, jadi ketika berumahtangga tidak mendapatkan keturunan atau yang lain2nya itu tidak putus asa atau merasa Allah seakan tidak adil padanya. Sama halnya berbakti dengan orang tua, bukan karena orang tua qt telah melahirkan dan membesarkan qt lantas qt berbakti dan sayang pada mereka, tapi karena Allah menyuruh untuk berbakti kepada orang tua qt, bahkan Ridho Allah tergatung Ridho’a orang tua, tapi.. ketika orang tua itu menyuruh atau mengajak qt kepada kemungkaran maka qt boleh tidak mentaatinya seperti dalam surat Al Luqman.. dan Rasulullah juga mencontohkan, jadi ibadah qt bukan karena orang tua kita tapi karena Allah dan Rasul Nya yang mencontohkan.”
dan akupun meng-angguk2 iya..

subhanallah, begitu cepat Engkau menjawab do’a2 ku Rabb.. alhamdulillah,
ketika akhir ramadhan, q sedih berpisah.. merasa belum banyak berbuat apa2 di bulan nan suci itu.. dan aq pun berdo’a agar tidak lepas amalan2 ketika bulan Ramadhan saja tapi terus kedepan’a. Subhanallah Allah punya cara’a sendiri untuk mengingatkan hamba2Nya..

ada banyak hikmah atau pelajaran hidup yang q dapat setiap harinya ketika liburan, dari orang2 sekitar q.
Alhamdulillah, aq bersyukur pada Allah.. aq bisa mengambil hikmah dari setiap hari yang ku lewati, ini juga karena Allah yang menggerakkan qolb, akal dan pikiran q.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s