trauma

Posted on July 21, 2011 by aphie3

kota metropolitan memang penuh dengan kerlap kerlip,
kilau’a lampu yang berpijar dari gedung-gedung pencakar langit, papan reklame, lampu jalanan, maupun kendaraan yang lalu lalang tak hentinya melintas..
ibukota, ya.. ibukota
ditengah megahnya kehidupan kota, ada sebuah perkampungan kumuh ditengah kawasan segitiga emas..
kuningan timur, ya.. disanalah aq dilahirkan..
keluarga kecil dari bagian keluarga besar “rahmat-yanci”
sejak lahir hanya 2 bulan (kurang lebih) q dirawat oleh tangan lembut mama’ q, setelah itu dirawat oleh k’erna (adik mama’ q)..
mengapa? karena aq harus mengalah oleh adik q ridwan..
aq dan ridwan berjarak tepat 13 bulan.
aq selalu caper, karena aq merasa perhatian semua diberikan pada ridwan.. selalu disalahkan ketika bertengkar dengan’a..
mengapa aq lebih dekat dan percaya orang lain (teman dekat) ketimbang orang tua/saudara kandung q sendiri?
mungkin benar artikel2 itu, anak tengah memang lebih dekat dan percaya sama teman2nya..
dan karena itu pun, aq tak segan’a membuka diriku ke teman2 q..
tapi..
hal itu jua yg membuatku trauma..
ya, mereka bukan saudara sedarah sudah pasti jika mereka membuatku sakit hati aq pun meninggalkannya..
aq sudah mewanti-wanti dari awal menjalin hubungan, tapi itu tetap pilihan mereka..
maaf, mengapa baru sekarang kau tanyakan?
“aq ingin alfi yg dulu..”
enough!
apa kau sadar?
ketika q mulai bercerita dan menceritakan semua tentang diriku maupun apapun yg ku alami, q telah menanamkan rasa percaya kepadamu!
sama halnya, ketika seekor laba2 membuat sarangnya dan dirusak oleh makhluk lain.. maka laba2 itu pun akan berpindah dan membuat sarang’a kembali..
tapi, hal itu sulit bagiku kini..
q tak bisa terus berpindah dan membuat jaring itu terus menerus..
kalian telah membuat q trauma..
ya, mungkin memang salah pandanganku selama ini..
keluarga yg aq kesampingkan dan kalian yg q dahulukan, membuatku menyesali kebodohanku selama ini.
tapi trimakasih teman.. kalian telah membuat q melihat lebih luas.. mendengar lebih jauh..
ku sadar, ketika q jatuh.. sakit.. semua kembali ke keluarga q.
bukan untuk dikasihani ketika aq mengeluh padamu, bukan..
usah lah peduli dengan kehidupanku, aq sudah terbiasa hidup tanpa kalian.. tak ingin q merepotkan kalian lagi..
aq ingin sendiri..
pergi kalian dari hadapanku..
usah kau tanyakan kembali..
usah kau utarakan lagi..
cukup..
maaf..
aq tak bisa seperti yang kau inginkan..
aq tak bisa kembali seperti yg dulu lagi..
kehidupanku bukan masa lalu, bukan pula esok hari..
kehidupanku adalah apa yg sedang ku jalani hari ini..
kan ku coba tetap berkomunikasi, tapi hanya seperlu’a saja..
maaf..

SBU, PS room
Kamis, 21 Juli 2011

2 Responses to trauma

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s