Aku Masih di Sini

Kutemukan kenangan kita,
dari sejak kau memutuskan untuk pergi tanpa kata.
Maka, masih ingatkah kau, Cinta?

Atas semua perkataan tidak menyenangkan dan menyakitkan
yang sudah kau berikan padaku,
bukankah seharusnya aku yang berlalu?
Namun aku masih di sini.
Aku toh masih setia di sini.

Atas semua luka yang kau berikan padaku,
sengaja atau tidak sengaja,
bukankah seharusnya aku yang memilih berpamitan dengan segera?
Aku, bukan kamu.
Namun aku masih di sini.
Aku tak pernah berniat pergi.

Atas semua kesalahan yang kau sebut adalah ulahku,
dan kebenaran yang kau akui adalah milikmu.
Bukankah seharusnya kau yang berdiri tegar dan tidak gentar?

Karena jika aku yang salah dan kau yang benar,
mengapa justru kau yang pergi dan menghindar?

Mungkin hidup memang bukan hanya tentang benar dan salah,
namun hidup sudah pasti tentang kejelasan atas apapun yang sudah kau putuskan.
Maka aku memutuskan untuk tetap tinggal di sini.
Barangkali saja nanti, kau akan mengerti.

Kalibata, 1 April 2013
– Tia Setiawati Priatna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s