Tag Archives: aa

Memories

tumblr_micad0FTpn1qaobbko1_500

entah aku yang terpenjara dalam memori masa lalu atau aku yang sulit untuk move-on.

kamu telah mengisi memori ku sejak kita masih di bangku sekolah,

walaupun, aku tidak mempunyai keinginan apalagi impian untuk masuk ke sekolah itu.

takdir telah memilihku..

aku, tak pernah berniat untuk meminta nomer teleponmu, aku hanya bantu memintakan untuk temanku..

aku tak pernah memilih agar aku dipasangkan untuk kerja bareng kamu, tapi disitu kita ditemukan..

penuh derai air mata dan sesak kesal, ingin sekali marah, siapa kamu beraninya membuatku menangis?!

pertama kali aku dibuat menangis oleh seorang anak laki-laki, bahkan ayahku selama hidupnya tidak pernah membuat ku menangis karena kata-katanya!

kau yang datang dan pergi seenaknya, setelah kau dapatkan apa yang kau inginkan kau tinggakan aku.

namun, mengapa aku mulai terbiasa dengan sikapmu yang seperti itu.

apakah kamu telah mengetahui kelemahanku?

aku tahu, apa hal yang membuatku sulit untuk melupakannya,

mungkin butuh waktu seumur hidupku untuk melupakanmu.

jujur saja, mengingatimu pun aku tak mau! tapi…

mengapa rasa trauma itu selalu menghantuiku? hingga akupun takut untuk membuka hati ini…….

aku tak ingin kau tahu, walau sebenarnya sangat ingin kau tau,

namun aku tau kau pun tak mau dan ingin tahu, maka apa dayaku?

***

Cinta meninggalkan kenangan yg tak seorangpun bisa mencurinya, tp kadang ia jg meninggalkan luka yg tak seorangpun bisa sembuhkannya.

–apakah itu.. ??

Mungkin yang pergi itu cinta | tapi yang akan datang nanti jodoh..

atau,

diam bukan berarti tanpa usaha tak bersama bukan berarti tak suka | adakalanya penting menahan rasa daripada sebabkan yang lain luka

25 Maret 2013, Senin

Jakarta

 

14 Februari 2012

semuanya hanya tamu..
adakalanya ia hadir, ada waktunya juga ia pergi..
hanya saja ada yg pergi tanpa pamit..

hari tak selamanya hujan,
matahari pun tak pernah menyembunyikan diri..
begitupun malam, tak selamanya gelap..
bulan pun tak pernah berniat untuk menyembunyikan dirinya..

adalah kamu Raja bagi dirimu sendiri,
kamu yang menentukan ingin berbahagia atau bersedih..
biarlah ia memilih apa yang menjadi pilihan sikapnya padamu..
tetaplah tersenyum, bagaimanapun kondisimu.

C Alfi Syahria

29-12-2011 (23:54:22)

Ya Allah..

Berikanlah hamba kekuatan dalam menjalani ujian, proses kehidupan dan takdir hamba..
Gantikanlah hati dan pikiran yang kotor lagi rusak
dengan hati dan pikiran yang bersih lagi jernih..

Sinarilah dengan Cayaha-Mu Yaa Nuur,
Lembutkanlah Yaa Latif,
Luruskanlah Yaa Fattah,
Cerdaskanlah Yaa Rasyid,
Lapangkanlah Yaa Waasi’,
Agar ia (hati, pikiran) dapat mengambil hikmah dari apa yang ingin Engkau sampaikan..

Sungguh hamba lemah tanpa-Mu..
Laa Haula wa laa quwwata illa billah..

Diri ini ada dalam genggaman-Mu Yaa Rabb..

***

kadang merasa tak sanggup, depresi, trauma.
mungkin ini adalah dosa yang harus ditanggung sendiri,
semoga cukup bagiku pengharapan dan do’a untuk pengampunan Allah sebagai kekuatanku..
Maafkan dosa dzhalim yang telah ku lakukan padamu..
semoga kuliahmu lancar..
jaga kesehatan, juga orang-orang yang kau sayang..
Assalamu’alaykum wrwb

12 Februari 2012

.:api3:.

29-12-2011 (23:15:53)

Ya Rabbi..

Cukupkanlah bagiku rizqi-ku,
Cukupkanlah bagiku cinta-Mu,
Cukupkanlah bagiku kasih sayang dan perhatian-Mu,
Cukupkanlah bagiku pertolongan dan pengampunan-Mu,

Sungguh hamba telah berbuat dzhalim terhadap diriku dan dia dengan melanggar larangan-Mu,
Begitu rugi diriku tanpa ampunan-Mu.

Faghfirlii Ya rabbi..

Ampuni dosa-dosa hamba,
Dosa dari ujung rambut hingga ujung kaki,
Dosa yang pertama hingga yang akhir,
Dosa yang kecil hingga yang paling besar,
Dosa dalam keadaan sendiri maupun beramai-ramai,
Hamba telah mendzhalimi diri sendiri dengan kedzhaliman yang amat banyak..
Ampuni Ya Ghaffar..

Jangan jadikan dosa-dosa hamba sebagai penghalang diterimanya do’a, datangnya ilmu rizqi dan kebaikan atasku, pemutus tali silaturahim..

Jadikanlah kesedihan, kesusahan, sakit, sebagai penggugur dosa-dosaku..

Sungguh Engkau yang menggenggam segala masalah dan urusan,
Engkau yang Maha Menyelesaikan,
Engakau yang Mengatur..

Berlaku atasku takdirku,
maka aku berlindung atas takdir buruk,
kejahatan yang telah maupun akan aku lakukan,
dan kejahatan orang-orang yang telah maupun yang ingin berbuat dzhalim terhadapku..

Sungguh hanya Engkau sebaik-baik pelindung.

Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin..

12 Februari 2012

.:api3:.

21-12-2011 (21:25:04)

hari ini..

sebelum q meninggalkan Kota Kembang..

Aq diantarkan untuk mengenang..

Mengenang ketika qt terakhir bertemu..

Di tempat itu..

Ya tepat sekali, dia memarkirkan motor dan mengajakku makan..

Hanya saja di meja yang bersebrangan dengan meja qt dahulu..

Entah mengapa ia mengambil posisi disana..

Dalam perjalanan ini..

Di malam yang dingin ini..

Ku teringat kisah lama..

Yang tak kan mungkin untuk kembali melanjutkan kisah itu..

Dia telah hilang oleh masa yang tlah lalu..

Dan qt berada pada dimensi yang berbeda..

Hanya bisa merindu dalam kenangan..

Yang mungkin baginya pahit..

Tapi buatku, semua itu manis..

Seperti namanya..

A2

7 Februari 2012

.:api3:.

masih peduli

  • kamu masih aja bisa peduli sama perasaan mereka, kamu ga bisa berhenti peduli sama mereka apah?
  • … #senyumgetir
  • kamu pernah ga sih mikirin untuk perduli sama diri kamu sendiri?
  • #senyumgetir aku hanya tidak ingin menggadaikan persahabatan demi kebahagiaan semu pribadi..
  • tapi kamu liat sendiri kan apa yang udah mereka lakuin ke kamu??
  • iya
  • masih ya, bisa2nya kamu khawatirin mereka? heran??
  • #senyum belum dikatakan jika kamu menyayangi sahabat kamu, jika kamu belum menyayangi mereka seperti diri kamu sendiri..
  • itsar kamu udah kelewat tinggi! bisa2nya ngorbanin diri sendiri, kebahagiaan kamu, hati kamu, orang yg kamu cinta, harga diri kamu, hal yang paling berharga dalam hidup kamu, atau bahkan masa depan kamu sendiri..?!!
  • aku tidak cukup kuat untuk mendahulukan perasaanku. aku tidak tau apakah aku harus mempertahankan kebahagiaan aku, tapi kedepannya dia merasakan kesedihan, penderitaan atas kasih tak sampainya itu? bahkan aku ga tega ngerusak betapa sumringahnya ketika dia cerita tentang “dia” sama aku..
  • kamu tuh kenapa sih? ini bukan kejadian yang pertama kalinya loh, dulu kamu juga pernah melakukannya waktu SMP, sadar gak sih?
  • aku ga bisa menyukai orang yang sama dengan yang disukai sahabatku..
  • kalau begini terus, kamu kapan “dapet” nya? selalu mendahulukan orang lain, kamu juga butuh.. hm?
  • aku yakin, jodohku tak akan tertukar, sekalipun aku mempersilahkan kepada sahabatku atau siapapun, jika memang “dia” jodohku, kami pasti akan menjalani “proses” itu..
  • aku harap kamu bisa lebih tegar, dan jangan salah memberikan “cinta” (lagi)..
  • : ‘) bismillah…

Sabtu, 26 Januari 2013

Kebagusan

another side of me said

another side of me said about you #aa .. maybe love or something like that.

logika : untuk apa menyia2kan diri? dia juga udah ga peduli sama kamu?? Move On!!!

perasaan : mau sampai kapanpun kamu ga akan pernah bisa ngapus dia dari kehidupanmu, dia menyisakan bekas yg sangat mendalam dan tak terlupakan.

realistis : harus bagaimana?? dia ga bisa berhenti mikirin doi. mungkin bodoh, tapi apa itu bisa disebut “cinta”?

logika : udah abaikan. dia aja bisa lupain kamu. ga cukup? dia udah remove semua akunmu di social media dia, delete contact aku rasa juga. buktinya dia juga ga pernah ngasih respon positif, padahal kamu udah berusaha terus wat nyambung silaturahim sama dia.

perasaan : tetap aja hati kecil kamu ga bisa dibohongin. walau ga akan mungkin buat balik seperti dulu, paling engga sebagai teman bukan sebagai musuh.

religi : udaah.. kalau kamu yakin jodoh itu ga akan tertukar, ngapain kamu risau?. kalo kamu udah mengupayakan segala cara buat ngejalin komunikasi/silaturahim sama dia tapi dia ga respon, udah banyak do’a aja sama Allah yg membolak-balikkan hati, serahkan semuanya pada Allah, kamu udah dapet pahala untuk menyambung-kembali silaturahim yg pernah putus.

realistis : ya, kamu harus bisa nerima kondisimu. Yakin apa yg terjadi sama kamu itu adalah baik untukmu. doi jangan terlalu dipikirin.

logika : bener tuh, belajar untuk gak usah peduli lagi sama dia.

perasaan : ia sih, merasa bersalah-pun keknya engga. masa’ dia lebih milih diam, padahal semua tindakan pasti ada penjelasannya.

psikis : iyaa, aku sampe depresi. pertama kali aku ngerasain itu, sakitnya ga mau lagi dirasain. kamu juga musti jagain kesehatan aku doong… tau kan kalo aku udah sakit? bisa lebih parah dari pada sakit jasmani.

religi : duh, ampe nge-dzholimin diri sendiri begitu. astaghfirullah-al-adziim…ck.

me : iya iya iyaaa.. aku dengar semuanya, tapi tolong…. beri aku waktu, semua butuh proses, ga semudah yg kalian bilang.

logika : butuh waktu sampe kapan?

perasaan : seumur hidup-pun kamu ga akan bisa. mau benci-pun kamu ga bisa.

realistis : ga usah klamaan! kamu juga punya masa depan, masa mau kamu abisin cuma buat orang itu?!!. kamu juga punya hak untuk bahagia.

religi : ingat, yang perlu kamu perhatikan adalah iman kamu, dia satu-satunya yang bisa nyelametin kamu..

me : sudah terlalu banyak dosa yg telah aku perbuat, bahkan tak terampuni.. susah sekali menahan nafsu yg terus menghempas. aku malu.. bahkan sama Allah, rasanya aku tak pantas meminta lagi pada-Nya. sering kali tobat sambel. sulit sekali untuk istiqomah…..

logika : Allah itu Maha Pengampun dan penerima taubat hambanya

realistis : berusahalah untuk tidak mengulanginya dan jadikan pelajaran dalam kehidupanmu.

religi : kamu tau ga? nabi adam itu menangis selama 7 tahun hanya karena satu dosa yang telah beliau lakukan, memakan buah khuldi itu.. segeralah melakukan kebaikan, sebelum kebaikan itu terhalang oleh yg lainnya… kamu bisa, insyaAllah, Allah hanya ingin melihat sejauh mana kesungguhanmu untuk bertaubat. sejauh mana kamu menggantungkan dirimu pada-Nya.

me : baiklah, insya Allah, insya Allah, insya Allah.. akan ku lakukan dan aku selalu upayakan untuk memperbaiki tobatku. *nangis ngejer

perasaan : perasaan yg hadir, itu juga Kuasa-Nya. kembalikanlah pada-Nya dan Dia akan mengembalikannya pada saat yg tepat.

me : terimakasih yaa semuanyaa.. *berpelukan

Warna

painting-life-brushes-blue-green-green-blue-and-white-daisy-art

setiap waktu dalam diri kita adalah kertas kosong atau kanvas..
cat warnanya adalah orang2, peristiwa, tindakan/sikap kita maupun orang2 disekitar kita, siapapun itu..
kuasnya adalah kesempatan yang kita pilih atau terima dari cat warna tersebut..
goresan demi goresan warna itu mengalir tanpa henti mengikuti ayunan tangan-Nya..
warna-warna itu bercampur..
kuas pun tak kuasa untuk dilepas hingga lukisan itu sempurna dibuat-Nya..
tak akan bisa memperbaiki yang salah dimasa yang telah kau lewati..
namun, sebuah harapan itu akan terus ada…
ya, seperti HP bilang di atas, warna yg salah itu dapat dipadupadankan dengan warna yg lain..
kelak lukisan itu menjadi lukisan yg utuh..
sempurna dimata-Nya..
kadang..
kita terlalu cepat mengambil keputusan atau prasangka..
bahwa warna gelap ataupun ceria itu adalah suram ataupun indah dirasakan..
namun, semua itu bukan tujuan akhirnya..
lukisan itu belum rampung, belum tiba masa pada akhir penyelesaiannya..
itu masih dalam proses pembuatan..
karena melukis itu butuh kesabaran,
waktu yang cukup,
kehati-hatian dalam menggoreskan kuas dan memilih warnanya..
rasa cinta, kasih, empati, dalam pembuatannya..
lantas terlintas oleh kita.. kapankah lukisan itu akan selesai dan dapat dinikmati?
lukisan itu akan berakhir dan akan menjadi sebuah takdir pada kita,
ketika kita telah tiada..
karena lukisan itu hanya ada satu, sama seperti kehidupan kita yang hanya satu kali..

untuk semua yg pernah hadir dalam kehidupanku,
tak ada kata lain yg pantas untuk diucapkan selain,
aku bersyukur Allah telah mengirimmu sebagai perantara-Nya untuk menjadi bagian dalam warna di atas kanvas ku..
setiap masa, setiap kesempatan yg Dia inginkan untuk memilihmu (lagi).. berkemungkinan untuk kembali hadir memberikan warna atau menyempurnakan lukisanku nanti..
atau mungkin akan datang warna baru untuk kanvasku..

untukmu, penuh cinta

2 Januari 2012

.: api3 :.

Aku, Kamu, dan Perasaan yang Mungkin pernah Hadir

dia mebuatku ketagihan
dia selalu ada menghiasi hari-hariku
dulu.

dia begitu menggelora
dia menarik bagai magnet
dulu.

dia membuatku buta
dia membuatku lupa
dia membuatku mencoba sgalanya
dulu.

seiring senang, seiring sedih
seiring ceria, seiring duka
seiring tertawa, seiring terluka
dulu.

dari merasa, hingga mati rasa..
dari semerbak hingga tak tercium..
jatuh lalu bangun hingga akhirnya tiada..

kau, segalanya bagiku
kau, membuatku selalu terikat denganmu
kau, penawar segalanya
dulu.. kini ?

waktu tak bisa kembali
luka meninggalkan bekas
rasa takut untuk kembali mungkin ada
mungkin salah
kita tak akan pernah tau jika tak mencoba
tapi tidak untuk menyakiti

bahkan kita tak tahu ujian atau memang takdir
jika kita tau, lantas darimana kita bisa belajar?
tapi, apa tidak cukup kaum terdahulu untuk jadi pelajaran?

berkorban lebih untuk sebuah pelajaran
semoga kita tak saling menyakiti lagi
sekarang.

20 Septermber 2011

.: api3 :.

Sahabat?

dipertemukan bukan karena sebuah keinginan untuk menjalin ikatan bersamamu, bukanlah unsur kesengajaan, namun kau telah ditakdirkan untuk bertemu dan “mengisi” hidupku, kau.. perantara yang Dia kirimkan untuk aku belajar (sedikit) arti kehidupan selama bersamamu..

sahabat..?

darimu aku belajar menghargai kebaikan seseorang, namun darimu pula aku belajar bagaimana merendahkan orang lain.

darimu aku belajar indahnya arti sebuah kasih sayang, namun darimu pula aku belajar untuk menyakiti.

darimu aku belajar arti pentingnya sebuah kesetiaan, namun darimu pula aku memahami arti sebuah pengkhianatan.

darimu aku belajar bagaimana untuk mengerti dan empati, namun darimu pula aku belajar arti dari ke-egois-an diri dan antipati.

darimu aku belajar merasakan arti kehangatan dari sebuah pelukan, namun darimu pula aku belajar sesak, kasar, dan dinginnya tangan itu.

darimu aku belajar arti pentingnya sebuah perhatian, namun darimu pula aku belajar bagaimana diabaikan.

darimu aku belajar bagaimana untuk bisa peduli, namun darimu aku belajar arti dari ketidakpedulian (cuek).

darimu aku belajar arti sebuah ketulusan, namun darimu pula aku belajar arti pamrih dibalik itu semua.

darimu aku belajar untuk sebuah kemandirian, namun darimu pula aku belajar ditinggalkan tanpa pertolongan.

darimu aku belajar arti dari apa itu ketegaran, namun darimu pula aku belajar arti dari kerapuhan dan ketergantungan.

darimu aku belajar bernilainya arti dari sebuah pengorbanan, namun darimu pula aku belajar arti disia-siakan.

darimu aku belajar arti kesungguhan dalam sebuah perjuangan, namun darimu pula aku belajar arti bagaimana menghancurkannya secara instan.

darimu aku belajar untuk selalu mengalah, namun darimu pula aku belajar bagaimana cara untuk menang sendiri.

darimu aku belajar arti dari menjaga sebuah rahasia, namun darimu pula aku belajar membicarakannya pada yang lain.

darimu aku belajar betapa berharganya kesempatan yang datang itu, namun darimu pula aku belajar menutup untuk memberikan kesempatan lagi.

darimu aku belajar arti dari kebersamaan, namun darimu pula aku belajar arti dari kesendirian.

darimu aku belajar santunnya bertatakrama, namun darimu pula aku belajar kasarnya bersikap dan tuturkata.

darimu aku belajar untuk menaruh/memberi harapan, namun darimu pula aku belajar untuk selalu dikecewakan.

darimu aku belajar arti sebuah kerjasama, namun darimu pula aku belajar mengerjakan semuanya sendiri.

darimu aku belajar arti sebuah kepercayaan, namun darimu pula aku belajar merusak kepercayaan itu.

darimu aku belajar memaafkan kesalahan, namun darimu pula aku belajar bagaimana menyimpan dendam kesumat (sulitnya memaafkan).

darimu aku belajar mengingat tentang kamu dan kita, namun darimu pula aku belajar untuk menghapus kenangan (melupakan).

darimu aku belajar arti menjalin sebuah komitmen (janji), namun darimu pula aku belajar bagaimana mengingkarinya.

darimu aku belajar untuk saling menghargai, namun darimu pula aku belajar bagaimana untuk saling menguasai.

darimu aku belajar arti saling mencintai, namun darimu pula aku belajar arti saling membenci.

darimu aku belajar arti menutupi aib, namun darimu pula aku belajar membongkarnya ke publik.

darimu aku belajar untuk Percaya diri dihadapan publik, namun darimu pula aku belajar menanggung malu dihadapan publik.

darimu aku belajar untuk apa adanya kepada siapapun, namun darimu pula aku belajar mengenakan topeng kepada mereka.

darimu aku belajar arti sebuah profesionalitas dan proporsionalitas dalam mengerjakan tugas dan peran, namun darimu pula aku belajar mengerjakan semauku dan menindas yang lain.

darimu aku belajar arti dari menjaga sebuah impian, namun  darimu pula aku belajar untuk melepaskan impian-impian itu.

darimu aku belajar menjaga perasaanmu dengan kejujuran, namun darimu pula aku belajar untuk terus melukai dengan semua kebohongan dan kepura-puraanmu.

darimu aku belajar untuk mengasihi, namun darimu pula aku belajar apa itu ego diri.

darimu aku belajar arti dari kesabaran yang tiada batasnya, namun darimu pula aku belajar menuntut serba cepat.

darimu aku belajar arti sebuah penantian (menunggu), namun darimu pula aku belajar untuk meninggalkan.

darimu aku belajar untuk mendengarkan, namun darimu pula aku belajar sibuk dengan diriku sendiri (tidak fokus dan memperhatikan).

darimu aku belajar untuk terus tersenyum dan menjadi periang, namun darimu pula aku belajar eksprsi cemberut dan pemurung.

darimu aku belajar merasakan kebahagiaan, namun darimu pula aku belajar arti dari kesedihan berkepanjangan.

darimu aku belajar bagaimana tertawa lepas, namun darimu pula aku belajar bagaimana tersiksanya ketika aku depresi.

darimu aku belajar menyukai hal-hal baru dan penasaran untuk mencobanya, namun darimu pula aku belajar untuk takut memulai dan trauma.

darimu aku belajar arti keterbukaan dalam segala hal, namun darimu pula aku belajar kebisuan dan hanya airmata yang ditampakkan.

darimu aku belajar bagaimana mengungkapkan isi hati, namun darimu pula aku belajar bagaimana memendam perasaan dan apa yang ada dihati ini.

darimu aku belajar mengerti akan filosofi (latarbelakang) dirimu, namun darimu pula aku belajar tidak mau mengerti bagaimana filosofi (latarbelakang diri) mu.

darimu aku belajar menerima kamu apa adanya, namun darimu pula aku belajar menerima kamu ada apanya.

darimu aku belajar menumbuhkan kepercayaan untuk masa depanku, namun darimu pula aku belajar menjatuhkan harapan akan masa depan itu.

darimu aku belajar nikmatnya berpetualang, namun darimu pula aku belajar bagaimana dikurung tidak boleh keluar tanpa ijinmu.

darimu aku belajar berbagi, namun dari dirimu pula aku belajar untuk diri sendiri.

darimu aku belajar untuk diam dan tak banyak bicara, merasakan keindahan, kepedihan, manis-pahit, kegetiran, serunya berdiskusi, damainya rasa hati, hingga pada akhirnya aku belajar bagaimana mati rasa (tidak merasakan apapun).

kamu yang dapat menghilangkan rasa dan logika berfikirku untuk positif, yang mengajarkanku untuk berhenti dan merusak diriku sendiri, membuat aku kehabisan dan kehilangan kata untuk bicara maupun menulis.

namun darimu pula aku belajar untuk bangkit, dan menumbuhkan rasa keyakinan dalam diri dengan kekuatan Tuhanku untuk tetap melanjutkan kehidupanku yang belum sampai pada ujung waktunya dengan belajar menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada sesama dengan tulus, berharap hanya kepada Dia.

cukuplah Allah mengenalimu fi lebih dari yang lain..

aku yakin, kamu adalah perantaranya untuk aku belajar dan berproses dalam mencari arti dan nilai kehidupanku dengan orang-orang disekelilingku (termasuk kamu), dan untuk aku dapat merasakan betapa besar dan dalamnya kenikmatan itu. Ya, itu karena kamu begitu dalam menghujam luka dan duka terlalu dalam dalam diriku. Kini, aku hanya ingin membebaskan diri dan jiwaku dengan memafkanmu.

benar apa kata seorang motivator di twitternya, hanya orang-orang yang merasakan cinta kasih dan sakit hati ia dapat membuat sebuah karya yang indah, berterimakasihlah kepadanya.

selamat beristirahat para tumblr-is, semoga postingan ini bermanfaat dan dapat diambil hikmahnya..

sungguh kebahagiaan hanya ada pada Pemilik Diri dan Jagat Raya ini, perbaikilah hubungan dengan Tuhanmu, dan rasakan keajaiban-keajaiban dalam hidupmu.

salam, penuh cinta selalu untukmu.

16 maret 2012

.:api3:.