Tag Archives: bulan

Matahari ~ Bulan 4

image

ada salam dari bulan :

matahariku..
jangan pernah lelah untuk terus bersinar
tetaplah menjadi dirimu
walau kau berjuang sendiri sepenuh masa
kamu merupakan sumber cahaya
bagi kehidupan jagat raya
bukan hanya aku

matahariku..
aku akan tetap disini, digaris edarku..
menantimu,
memantulkan cahayamu..
menikmati semua penerimaan dengan caramu..
doaku untukmu,
menjadi irama obitku..
tenanglah..
aku tahu peranku, dan kau jalani saja peranmu..
kita akan selalu bertemu dipenghujung waktu..

dari yang selalu menanti perjumpaan denganmu
-bulan-

Commuter Line Bogor-Jatinegara
11 November 2013

Matahari ~ Bulan 3

matahari – bulan

bulan..
bagaimana malammu tadi?
mengapa kau selalu murung bila berjumpa dengan ku di pagi dan sore hari?
apakah bintang meninggalkanmu?
ataukah awan mengganggumu?
atau,
penikmat malam tidak hadir menantimu?
ceritakan padaku wahai bulan..

matahari…
sungguh, aku sedih bukan karena itu semua.
aku terlihat murung bila berjumpa denganmu di pagi hari.
karena…

karena aku tahu pertemuan kita tidak cukup lama
singkat sekali.

aku,
aku hanya ingin bersamamu lebih lama lagi

matahari..
aku tidak pernah menampilkan keindahan diriku setiap kita jumpa.

aku sedih,
aku ingin sekali menampilkan penampilan terbaikku di depanmu
tapi mengapa aku tidak bisa?
mengapa?

duhai bulan..
tanpa kamu menunjukkan kemolekanmu,
kamu tetap cantik
tetap anggun.

walau aku sering kali iri
kepada mereka penikmat malam
kepada bintang bintang
kepada makhluk malam

bagiku,
bertemu denganmu
walau dengan waktu yang singkat ini
sudah cukup bagiku.

cahayaku selalu memberikan “nafas” untukmu
aku tidak pernah pergi jauh darimu
cahayaku, ya cahayaku
itu bukti cintaku padamu..
ingat itu wahai bulanku.

Commer Line, Depok – Tangerang
27 oktober 2013

Matahari ~ Bulan 2

ada yang bilang, matahari ga pernah ketemu sama bulan..

karena matahari hadir untuk mengawali hari,
dan bulan hadir untuk mengawali malam.

tanpa sengaja ku amati keduanya,
ternyata..
apa yang dikatakan itu salah!.

matahari masih bisa bertemu dengan bulan.
tapi,, waktu mereka sangat sedikit.

kapan..?
pagi dan petang.

ketika matahari muncul.
bulan sabar menunggu,
untuk melempar senyum perpisahan, pertanda mengakhiri malam.
melepas matahari untuk bertugas dengan keperkasaan sinarnya.
matahariku, sampai jumpa di penghujung petang..
tunggu aku disana..

ketika bulan muncul.
matahari menanti dengan sabar.
ia bersiap untuk memberikan salam perpisahan terindah.
sinarnya yang tak lagi garang,
menyisakan jejak di sela-sela langit dan awan.
pertanda mengakhiri hari.
dia..
masih ingin tinggal dan bercengkrama dengan bulan.

bulan..
dengan salam terindah,
dia cukup menjalani malam dengan pantulannya yang teduh.
memberikan kehidupan bagi binatang malam,
menghibur penikmat malam dengan keindahan yang berpusat padanya.
ia adalah pemeran utama dan satu-satunya.
eh lupa, ada bintang serta meramaikan malam yang syahdu.
tapi tetap, kamu ratunya..

bulan..
matahari begitu baik.
ia melepasmu dengan tenang.
karena ada bintang bintang yang menjagamu.
sedangkan dia (mampu) menjalani harinya sendiri sepanjang waktu.
kamu tahu bulan..?
dia..
ketika berjumpa denganmu,
hanya menampakkan dirinya dengan cahaya terindah untukmu,
pagi dan petang.
dia sangat lembut ketika bertemu denganmu..

matahari..
bulan tidak pernah bisa hidup tanpa dirimu.
tanpa cahaya darimu.
kamu adalah sumber keceriaan baginya.
satu-satunya.

Depok
23 oktober 2013

matahari ~ bulan

Sun_and_Moon___two_sided_by_drakonaria

matahari itu tidak pernah pergi,
ia selalu menyinari,
hanya,
bumi-lah yang selalu berputar,
itu-lah mengapa ada siang ada malam..

bulan-pun sama,
tak pernah sabit ataupun purnama,
ia hanya berputar mengikuti orbitnya,
kadang ia mendapatkan cahayanya,
untuk dipantulkannya ke bumi,
namun tidak selamanya,
bulan tampak di langit bumi,
masih ada awan yang suka menyelimuti,

itulah mengapa matahari sakit bila dipandang dan bulan sejuk bila dipandang mata..
matahari langsung memberikan sinarnya kepada bumi,
bulan tidak,
karena bulan tak mampu menyinari dirinya sendiri,
ia hanya memantulkan, hanya memantulkan cahayanya..

bila mendekat, merekapun sama..
sama sama tak indah dipandang mata,
tak indah untuk bermain rasa,
tapi,
mereka mempunyai sisi indah untuk dirasa,
dipandang mata,
dan mempunyai peran dalam kehidupan nyata..
membuat hidup kita lebih berwarna..

Kamis, 16 Mei 2013

Jakarta

Bulan (ku)

bulan itu tak seindah seperti yang dipandang,
lihatlah lebih dekat,
banyak benturan yang telah ia dapatkan dari sang meteor, komet, atau benda angkasa lainnya,
bahkan ia tak dapat melindungi dirinya sekalipun,

bulanpun tak selamanya purnama,
kadang ia sabit, kadang ia hanya terlihat sebagian, bahkan kadang tak menampakkan dirinya.
bukan karena ia tak ingin menemani malam,
tapi karena ada awan gelap yang menutupinya,
dan terkadang..
ia tidak mendapatkan cahaya untuk memantulkannya dari sang matahari.

manusia hanya bisa kecewa,
manusia juga bisa marah atau sedih,
ketika bulan malam itu tak hadir menemaninya..

harusnya manusia itu dapat berpikir,
karena dia diberi akal dan bulan tidak..
hanya saja manusia itu sering kali mengutuk keadaan.

bulan..
ia akan tetap sendiri melewati setiap malamnya,
walau ada banyak ribuan bintang yang menemani,
tapi tak semua bintang dapat mengerti..

bagaimana bila meteor itu menabraknya hingga meninggalkan lubang, kawah,
itu yang membuat bulan lebih tegar dan menyembunyikan rintihannya..
ia hanya berusaha untuk memancarkan sinarnya untuk para manusia yang merindukannya,
skalipun tak sedikit pula manusia yang mengabaikannya..

bintang,
mereka sangat banyak dan bertebaran di semesta raya..
dan mereka hanya berbicara kepada sesamanya.
bagaimana ia bisa mengerti sang bulan?

13 Februari 2012

.:api3:.