Tag Archives: freewriting

Serunya ber-ODOJ

Udah pada tau kan ODOJ itu apa? kalo belum tau gak gaul buangeet.. AHAHAHA
*caritau sendiri yaa, ^_^v

Saya mau cerita sedikit.
Alhamdulillah sudah 12 hari saya gabung di grup #ODOJ1854 -tak terasa waktu begitu cepat-.
Kami terdiri dari 30 orang, ada ibu-ibu, ada mba-mba, hihihi. Perkenalan kami yang singkat, membuat kami menjadi semakin melekat #tsaah -lha iya, cuma share data diri, lalu langsung start-.

Beruntung yang mempunyai nama dengan awalan “A”, karena jatahnya selalu terdepan, HAHA. Hari pertama (hitungan hari dalam hijriyah, maghrib adalah waktu bergantinya hari) diawali oleh admin grup kita, Bunda Ani, asal Palembang yang tinggal di Timika, Papua. Berlanjut ke hari berikutnya dengan list pertama menjadi PJ harian hari kedua, dan saya dapet jatah hari ketiga.
Gak kebayang awalnya, baru aja kenal, udah dikasi amanah jadi PJ harian, itulah.. kita kudu cepat beradaptasi dan memahami mekanismenya, khihihi. Seharian mantengin HP, mindahin kontak, udah gitu lucunya ya, ada yg pake inisial “Bidadari surga”, nama panggilan yang beda dengan nama aslinya, scroll ke atas liat history chat udah kejauhan amat, puyeng, hahaha. Itulah nikmatnya. Ampe diomelin mama doong; “Haapeeee muluu dari tadi, ngejogrog disitu”. AHAHAHA.
Alhamdulillah lancar pas tiba harinya gue jadi PJ Harian, ampe dipromote buat jadi PJ terus.. -gegara ada yang berhalangan untuk jadi PJ Harian-.

Naah, hari ini pagi tadi, Ibu titi yang jadi PJ-nya, Ibu titi gak tau gimana caranya copas List Tilawah di WA itu gimana. Mikir keras deh gue, ahahaha. Sama kaya kaka gue ternyata, dia alesan mulu, padahal masih jauh jatahnya karena namanya dari “Y, Yama”.

“Pi, entar jatah PJ gue, elu aja yak yang jadi PJ-nya, ribet gue sama anak-anak”,
“ogah, enak aje, belajar laa..”,
“engga ah, ribet, udaah eluu ajjaa ya ya yaak”,
“pffttt”.

Akhirnya, gue coba deh tuh ngejelasin dengan bahasa yang paling sederhana, karena mis-komunikasi ternyata pas gue bilang “icon copy”, “paste”, “scroll”. Tantangan banget, ngejelasin lewat chat untung masih sedikit tertolong sama screencapture -alhamdulillah-.

ibu titi : mba sudah saya copy, tapi ko ga muncul “paste”-nya yaa? dimana ya “paste”-nya? XD
gue : *mikir keras* di kolom chat (yang buat ngetik itu) di hold/teken lebih lama sampai muncul kata “paste” atau tempel.
ibu titi : oh tempel yah?
gue : iyaa bunda cantik.. 🙂
ibu titi : saya coba dulu yaa..

ibu titi : ngeditnya gimana yaa mba? XD
gue : *kirim gambar* | di kolom chat itu bisa geser keatas bunda, terus edit deh.. sebelum di kirim, boleh coba bunda kirim ke aku sebelum ke grup buat percobaan..
ibu titi : oke, saya coba lagi yaa..
gue : iyaa bunda..

selang beberapa waktu, akhirnya ibu titi berhasil kirim ke grup untuk update list tilawah hari ini, diakhirnya diselipkan ucapan terimakasih buat “mba alfi”.
Karena ibu titi share di grup, kaka gue dan ibu meily menanggapi deeh itu.. -ibu meily pernah tanya untuk download alqur’an di android, karena alqur’annya hilang waktu nemeni anaknya sekolah-.

ibu meily : belajar apa ya ti? 😀
kaka gue : apa tuu apa tuu kaka alfii.. XD XD
ibu titi : saya habis belajar copas list tilawah sama mba alfi.. alhamdulillah akhirnya berhasil.. 🙂
kaka gue : kemarin sii yama juga mau diajarin.. tapi yama nya gak mau nyimak.. malah kabooorr XD XD XD + emote lari

ngahahahahahaa…
udah gitu aja cerita singkatnya..

kesimpulannya, pernah denger entah dari siapa lupa,
kalo orang pinter itu dia mampu menjelaskan dengan bahasa yang sesederhana mungkin, bisa membuat orang yang bener-bener awam mengerti dan bisa. 🙂
so, jangan ngaku pinter dulu deh kalo ga bisa ngejelasin ke anak kecil -loh apalagi ini ga nyambung?- ahahaha..
sebenernya mirip-mirip gitu,
karena Rasul bilang, eh apa Allah ya? deuh banyak lupanya–banyak dosanya siih :’D
begini dah kurang lebih; “maka ajarkanlah dengan bahasa yang mereka mengerti..”.

Join di ODOJ, alhamdulillah banget, bisa lebih menjaga iman yang naik turun, gue sampe bikin istilah “teman-teman syurgaku”, lebay? biarin 😛
Karena memang ga ada teman yang lebih baik, selain teman yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran, apalagi ini yang menyatukan kita adalah Al-Qur’an.
Sempet nyesel, nyesel banget malah.. nyesel kenapa ga dari bulan-bulan kemarin aja gabungnya??
Yeah karena masalah mis-komunikasi sih, gue waktu itu waitinglist ampe sebulan lamanya, kebayeng deh galaunya, labilnya, mana siklus hormon lagi ga bener, makin jadi aja deh. 😦
Akhirnya sekitar tanggal 5/6 Januari baru gabung ikut mengaji, diawal saya mulai dengan lelang Juz gue, karena udzur. Namun semangatnya terasa sekali dan bikin iri, karena gue belum bisa baca Al-Qur’an ketika itu..
Gue sangat bersyukur sekali gabung dikomunitas ini, buat gue lebih semangat lagi, semoga istiqomah.. aamiiiin.

Yuk Join bagi yang belum Join ODOJ, dan rasakan sendiri manfaatnya! 🙂

Rabu, 15 Januari 2014
Jakarta.

dia, hujan dan payung biru

hujan | payung biru

hujan turun lagi di langit (isi kotamu)
dia selalu membawa sekotak rindu yang sendu, namun syahdu.
aku menerawang berlari ke masa itu..
masa dimana hujan mempertemukan kita menyatu dalam payung biru

payung biru itu,
ya, payung biru itu..
apakah kamu ingat?

kita bersisian beberapa inci
menikmati derai hujan dalam satu dimensi
menanti hujan berhenti
namun aku tidak, wahai pujaan hati

aku berharap hujan ini turun lebih lama
agar aku dapat menikmati kebersamaan kita
aku ingin membuat waktu ini lebih bermakna

wahai pujaan hati,
mungkin ini waktu yang kurang tepat untuk ungkapkan isi hati
namun, ego diri tak mampu membendung semua sendiri
aku ingin utarakan apa yang selama ini terjadi

wahai pujaan hati,
aku ingin akhiri ini semua dengan janji
janji yang bagi seorang lelaki
adalah sebuah harga diri
tak akan aku ingkari
sebelum semua terjadi

wahai pujaan hati,
aku ingin diantara kita nanti
sebuah akad terjadi
aku ingin menyatukannya dengan ikatan penuh ridho Illahi

wahai pujaan hati,
aku tak meminta hatimu untuk mencintai
aku hanya meminta kamu bilang dengan wali (mu)
bahwa aku akan datang dengan keberanian diri
mau-kah kau wahai pujaan hati,
membuka jalan itu untuk diri ini..?

*tulisan ini request-an Yuda Hikaru

Selasa, 3 Desember 2013
2:19 PM
Jakarta

Great day with great story!

Hari ini aku menyaksikannya | aku merasakannya | Langsung!

Allah menunjukkan ke-Maha Besar-an–NYA

Pertama, kepengen es.
Kepala pening, cuaca terik, suasana opis ga asik sama kelakuan pelanggan yang ajaib, enak minum yang dingin-dingin nih. Tiba-tiba ada yang wasap, “lu mau jus ga?”, spontan dong jawab, “mauu, jus mangga ya “.
Dan sesampainya di opis, Ta..Da.. Jus mangga didepan mata, siap dinikmati. 

Kedua, kepingin pizza.
Kondisi stress pening ga karuan gini, rasanya pengen makan enak  . Petang itu, lagi-lagi ada yang memesan pizza, dan pizza datang menjelang maghrib. Ada yang sudah pulang duluan, tetapi masih ada pelanggan ajaib itu. Ba’da maghrib menjelang isya kami baru bisa menyantapnya.
Padahal tadinya mau pulang lepas shalat maghrib, tapi ada yang menahan disana.
Aaahh rejeki datang menghampiri, ga akan kemana! 

Ketiga, badmood masih aga menyelimuti, kepingin hepi kembali.
Lepas sholat isya, aku pulang, kereta masih jauh ternyata, menunggu dengan chat dan setel playlist.
Di Stasiun Depok Baru, ku berjumpa dengan kakak kelas yang ku kagumi sejak sekolah dahulu. Amaze banget, lama ga ketemu, eh ga disangka-sangka ketemu di peron stasiun dpb.
Beliau menyapa, sebelumnya aku sudah melihatnya dari jauh, tapi ku rasa aku tak mengenalnya karena agak berbeda, maka ku lanjutkan asik dengan playlist ku.
Kami duduk di peron dan berbincang, sembari beristirahat sejenak dari lelahnya berdiri di kereta.
Ekspresi bahagia tak dapat disembunyikan lagi, rindu bertahun-tahun tak jumpa tumpah diwajah, menyulut senyum merekah yang tak kunjung reda.
Allah terimakasih, Engkau menutup hari sangat indah..
Kegundahan, kemelut pikiran, ketidaknyamanan badan, kehabisan daya setelah bekerja..
Semua sirna bak ditelan semesta..

Hari ini aku bahagia! 
#malam pemirsa, selamat beristirahat 

22 November 2013
#Jumat #Berkah — at Rawa Denok.

Matahari ~ Bulan 3

matahari – bulan

bulan..
bagaimana malammu tadi?
mengapa kau selalu murung bila berjumpa dengan ku di pagi dan sore hari?
apakah bintang meninggalkanmu?
ataukah awan mengganggumu?
atau,
penikmat malam tidak hadir menantimu?
ceritakan padaku wahai bulan..

matahari…
sungguh, aku sedih bukan karena itu semua.
aku terlihat murung bila berjumpa denganmu di pagi hari.
karena…

karena aku tahu pertemuan kita tidak cukup lama
singkat sekali.

aku,
aku hanya ingin bersamamu lebih lama lagi

matahari..
aku tidak pernah menampilkan keindahan diriku setiap kita jumpa.

aku sedih,
aku ingin sekali menampilkan penampilan terbaikku di depanmu
tapi mengapa aku tidak bisa?
mengapa?

duhai bulan..
tanpa kamu menunjukkan kemolekanmu,
kamu tetap cantik
tetap anggun.

walau aku sering kali iri
kepada mereka penikmat malam
kepada bintang bintang
kepada makhluk malam

bagiku,
bertemu denganmu
walau dengan waktu yang singkat ini
sudah cukup bagiku.

cahayaku selalu memberikan “nafas” untukmu
aku tidak pernah pergi jauh darimu
cahayaku, ya cahayaku
itu bukti cintaku padamu..
ingat itu wahai bulanku.

Commer Line, Depok – Tangerang
27 oktober 2013

Matahari ~ Bulan 2

ada yang bilang, matahari ga pernah ketemu sama bulan..

karena matahari hadir untuk mengawali hari,
dan bulan hadir untuk mengawali malam.

tanpa sengaja ku amati keduanya,
ternyata..
apa yang dikatakan itu salah!.

matahari masih bisa bertemu dengan bulan.
tapi,, waktu mereka sangat sedikit.

kapan..?
pagi dan petang.

ketika matahari muncul.
bulan sabar menunggu,
untuk melempar senyum perpisahan, pertanda mengakhiri malam.
melepas matahari untuk bertugas dengan keperkasaan sinarnya.
matahariku, sampai jumpa di penghujung petang..
tunggu aku disana..

ketika bulan muncul.
matahari menanti dengan sabar.
ia bersiap untuk memberikan salam perpisahan terindah.
sinarnya yang tak lagi garang,
menyisakan jejak di sela-sela langit dan awan.
pertanda mengakhiri hari.
dia..
masih ingin tinggal dan bercengkrama dengan bulan.

bulan..
dengan salam terindah,
dia cukup menjalani malam dengan pantulannya yang teduh.
memberikan kehidupan bagi binatang malam,
menghibur penikmat malam dengan keindahan yang berpusat padanya.
ia adalah pemeran utama dan satu-satunya.
eh lupa, ada bintang serta meramaikan malam yang syahdu.
tapi tetap, kamu ratunya..

bulan..
matahari begitu baik.
ia melepasmu dengan tenang.
karena ada bintang bintang yang menjagamu.
sedangkan dia (mampu) menjalani harinya sendiri sepanjang waktu.
kamu tahu bulan..?
dia..
ketika berjumpa denganmu,
hanya menampakkan dirinya dengan cahaya terindah untukmu,
pagi dan petang.
dia sangat lembut ketika bertemu denganmu..

matahari..
bulan tidak pernah bisa hidup tanpa dirimu.
tanpa cahaya darimu.
kamu adalah sumber keceriaan baginya.
satu-satunya.

Depok
23 oktober 2013

Waktuku kecil…

Setiap kita pasti pernah melewati masa kecil, penuh dengan kisah lucu, menggemaskan, terkadang ingin sekali mengulang masa itu, untuk sekedar bernostalgia dan mengundang gelak tawa.

Kemarin, aku mencoba untuk mengambil foto di “kotak harta karun” -ku, dan menemukan beberapa foto kecilku, foto aku balita.

image

image

image

Dan ini adalah tampilan beberapa yang bisa aku edit :

image

image

image

Tepat di atas ini adalah foto aku waktu sekitar umur tiga tahun, Taman Kanak-kanak, perpisahan Madrasah Ibtidaiyah, dan semasa Sekolah Menengah Kejuruan.

Sedangkan di bawah ini, foto kenangan aku dengan kedua orang tuaku.

image

Udah dulu deh ya, post ini percobaan pertama dengan menggunakan smartphone. 🙂

Senyum pagi-ku

Smile

hari ini,
tepat kali ke tiga aku bertemu denganmu
setiap pagi
aku sangat berharap untuk bisa bertemu denganmu
sebelum aku naik bus untuk berangkat kerja

tikungan itu,
ya di tikungan itu mataku tertuju
menanti kehadiranmu..

caramu berjalan,
penampilanmu yang selalu rapi dan manis,
senyumanmu,
setiap detail ekspresi di wajahmu,
ku tatap lekat lekat,
ku rekam dalam memoriku..

pagi ini ku mulai dengan senyum merekah dan rasa bahagia yang membuncah
hanya dengan melihatmu melintasiku
tapi, itu saja sudah cukup bagiku
untuk menjalani hari dengan sekantung semangat ceria
yang mungkin dapat ku tebarkan juga dengan orang disekitarku

pernah terbesit dalam benakku
untuk mengabadikan rupamu
diam diam,
dari tempatku berdiri..
tapi,
aku malu untuk melakukannya

aku mulai mencaritahu tentangmu
kepada orang yang pernah menyapamu
dia bilang,
kamu asal korea
pantas saja, terlihat pada garis wajahmu

pernah seketika kamu berhenti di depanku,
otakku menyuruh untuk segera mengambil telepon genggam di dalam tas
namun aku ragu
apakah aku harus mengambil gambarmu tepat di depanku atau menyapamu?
lagi-lagi,
nyaliku terlalu kecil untuk melakukan itu semua,
aku hanya bisa berdiri mematung,
salting,
memerhatikan setiap gerak dan ekspresimu,
hingga kau pergi dari pandanganku..

oohh.. amboi..
betapa senangnya aku ketika itu,
bagai menari-nari di taman bunga sembari ditaburi bunga seperti di film-film India
ingin lisan ini berteriak,
haii.. dunia! aku bahagia..

kamu..
si gadis kecil korea,
yang aku tidak tahu namanya,
🙂

Senin, 20 Mei 2013

Jakarta

matahari ~ bulan

Sun_and_Moon___two_sided_by_drakonaria

matahari itu tidak pernah pergi,
ia selalu menyinari,
hanya,
bumi-lah yang selalu berputar,
itu-lah mengapa ada siang ada malam..

bulan-pun sama,
tak pernah sabit ataupun purnama,
ia hanya berputar mengikuti orbitnya,
kadang ia mendapatkan cahayanya,
untuk dipantulkannya ke bumi,
namun tidak selamanya,
bulan tampak di langit bumi,
masih ada awan yang suka menyelimuti,

itulah mengapa matahari sakit bila dipandang dan bulan sejuk bila dipandang mata..
matahari langsung memberikan sinarnya kepada bumi,
bulan tidak,
karena bulan tak mampu menyinari dirinya sendiri,
ia hanya memantulkan, hanya memantulkan cahayanya..

bila mendekat, merekapun sama..
sama sama tak indah dipandang mata,
tak indah untuk bermain rasa,
tapi,
mereka mempunyai sisi indah untuk dirasa,
dipandang mata,
dan mempunyai peran dalam kehidupan nyata..
membuat hidup kita lebih berwarna..

Kamis, 16 Mei 2013

Jakarta

Inspirasi

sadar atau tanpa sadar
bisa jadi
diri kita bisa menjadi inspirasi bagi orang lain

apa yang kita perbuat
tindak tanduk kita
sikap, sifat, maupun karakter
ucapan maupun tulisan-tulisan kita
kehidupan kita

setiap orang pastilah mempunyai kisahnya sendiri
ada hikmah
ada pula nestapa
yang dapat kita petik ilmunya
bagaimana kita menyikapi
bagaimana kita menyelesaikan
bagaimana kita memandang sesuatu
bagaimana kita mendengarkan
bagaimana kita melewati semua tahap kehidupan
terkait proses
yang dapat mendatangkan sebab maupun akibat

bahkan kita bisa menjadi inspirasi bagi diri kita sendiri
dikala jatuh
kita dapat mengingat kembali
bagaimana kita bisa bangkit dahulu
tapi..
hal itu datang ketika rasa sadar muncul
merenung
ya,
merenung

oleh karena itu
jadilah inspirasi
bagi siapapun disekitar anda
inspirasi yang baik tentunya
bukan sebaliknya

karena tidak semua orang mampu
melalui
tahap itu
dan,
tidak semua orang sama
dalam melewati prosesnya
mereka punya caranya
caranya yang khas dengan dirinya

pada akhirnya
semua adalah bagian
bagian dari pertolongan Tuhannya
sehingga kita atau dia
dapat melaluinya
dengan akhir bahagia
minimal dengan senyum lega

Rabu, 01 Mei 2013
Jakarta

sederhana saja..

793-bahagia-itu-sederhana-sesederhana-aku-dan-kamu

bertemu denganmu adalah takdir bagiku
berteman denganmu adalah pilihan bagiku
bersahabat denganmu adalah hadiah istimewa bagiku

aku ingin menjadi sahabat yang sederhana buatmu
se-sederhana matahari di pagi hari yang menyinari bumi
se-sederhana rembulan dengan keteduhan sinarnya
se-sederhana angin yang berhembus menyejukkan jiwa
se-sederhana hujan yang membasahi rerumputan

aku tidak ingin menjadi yang istimewa buatmu
seperti raja dengan segala dayang-dayangnya
seperti jendral dengan segala tentaranya
seperti presiden dengan segala jajarannya

aku hanya ingin menjadi yang sederhana buatmu

semudah kita dipertemukan dengan cara-Nya
semudah kita berbicara tentang banyak hal
semudah kita bertatap muka untuk melepas rindu
semudah kita berpegangan tangan dan berlari untuk merasakan ke-Agungan-Nya
semudah kita saling memberikan kepercayaan dan menjaganya

aku hanya ingin menjadi yang sederhana buatmu

semudah kita bertengkar dan merebutkan sesuatu
semudah kita menangis dan mengalah (mendahulukan sahabatnya)
semudah kita melepaskan untuk saling menguatkan
semudah kita menyembunyikan rasa sakit hati untuk kebahagiaan sahabatnya
semudah kita mendahulukan ego untuk sebuah rasa atau logika

aku hanya ingin menjadi yang sederhana buatmu

seperti pertemuan kita..
seperti perpisahan kita..
seperti goresan kisah yang telah kita lalui bersama..
seperti kenangan yang tiada bosan untuk tetap tinggal..

aku hanya ingin menjadi yang sederhana buatmu

seperti nasehat yang mengiringi curahan hati
seperti piutang yang menjadi sebuah “budi”
seperti teladan yang mempengaruhi perubahan diri
seperti tangisan yang menyayat hati

kita..
adalah sebuah kisah yang belum sampai pada cerita akhirnya
adalah perjalanan waktu yang dipisahkan oleh jalan kisah-Nya
adalah sebuah pulau yang siap untuk dikunjungi namun tidak dikotori
adalah sekuntum bunga yang tidak mekar merekah dengan sendiri

kamu..
adalah bagian dari proses pencarian jati diri
adalah puzzle kehidupanku, jika tanpamu maka tak akan pernah menjadi lengkap
adalah lukisan yang belum usai dengan segala warnamu diatas kanvas diri
adalah kehangatan dan kenyamanan dalam setiap pelukan lembutmu

aku..
adalah orang yang Allah kirimkan untuk bertemu dan menjalin kisah denganmu
adalah orang yang ingin mengingatimu dalam kesederhanaan
adalah orang yang peduli dan tak lepas mendo’akan kebaikan untukmu
adalah orang yang sederhana untuk menuliskan tulisan yang sederhana ini..

sahabat..
maukah kamu berbagi kasih denganku?
maukah kamu menyebut namaku dalam untaian doamu?
maukah kamu mengingatku dengan sederhana?

walau..
entah sedalam apa dan bagaimana kamu menyimpan rasa kesal dan benci padaku?
entah bagaimana kamu dapat memaafkan segala khilaf dan salahku?
entah sejauh dan sedalam apa kamu mengenalku..
entah sebesar apa pengorbanan dan rasa sayang yang telah kamu lakukan dan berikan untukku..
entah kapan, dimana, dan dengan cara apa (mungkin) kita akan dipertemukannya kembali…

Senin, 1 April 2013

Jakarta