Tag Archives: kematian

Tabungan Kematian

461952_10200256295155521_59421489_o

Saya pernah mempostingnya di twitter, lalu saya kumpulkan sekaligus mencoba chirpstory, sila buka link berikut : http://chirpstory.com/li/181059

Ada 5 hal bukan yang telah Allah tetapkan dan itu hal yang pasti terjadi? coba sebutkan ;

  1.  Kelahiran
  2. Kematian
  3. Rezeki
  4. Jodoh
  5. Nasib

Kita sering kali menghawatirkan poin keempat, mengusahakan dengan seluruh peluh untuk poin ketiga, begitu pula meratapi poin kelima, tapi pernahkah kita mengkhawatirkan poin kedua? silahkan jawab dalam hati masing-masing dengan penuh kejujuran.

Chirpstory diatas membahas tentang bagaimana aku ingin dikenang dan sudah sampai mana aku mempersiapkan kematianku sendiri. Agak spooky siih terdengarnya, tetapi itulah kenyataannya.

Sudah sampai mana kita mempersiapkan kematian diri kita? yang ingin dibahas disini adalah perihal proses setelah kita wafat. Temen-temen tau dong, minimal pernah dong melihat orang yang meninggal itu diapain aja setelah dia meninggal terus sampai ke pemakaman jasadnya..?.

Naah, itu.. ternyata kita meninggal juga merepotkan orang lain yah, dari memandikan, mengafankan (bagi yang muslim), menyolatkan, hingga menguburkan. Prosesnya pun semakin cepat semakin baik. Lantas sudah ada yang coba membuat trobosan belum nih? trobosan buat bikin tabungan kematian.. Saya disini mengajak teman-teman pembaca untuk membuat tabungan kematian. Dengan menyiapkan uang untuk upah memandikan orang yang memandikan jasad kita, uang untuk kain kafan beserta kapas dan talinya, minyak wangi dan bedaknya, uang untuk papan nisan kita beserta tanah pemakaman kita (rumah transit, rumah di alam ketiga kita -alam barzah), bila ingin bunga dan air mawar atau pohonnya sekalian, hihi.

Selain amaliyah yang harus kita siapkan, materi pun harus kita siapkan agar tidak membebani sanak keluarga kita yang masih hidup. Terlebih usahakan tidak meninggalkan warisan hutang yaa, warisan harta saja untuk keberlangsungan keturunan kita dan wasiatkan untuk menggunakan hukum Islam, hukum Allah agar tidak terjadi sengketa, tak menahan kita masuk syurga-Nya (aamiiiin).

Jadi jangan nabung buat nikah aja, tapi juga coba sisihkan untuk tabungan kematian diri kita sendiri yaa.. oke oke? ;). Saya juga baru memulainya di tahun ini, semoga saja masih cukup waktu yah :’).

Sekian yang dapat saya sampaikan.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 16 Januari 2014

Jakarta

Advertisements

kematian

disadari atau (mungkin) lebih sering diabaikan,

kamu selalu mengejarku,
kamu selalu ada disana, menanti..
menanti waktu yang tepat untuk datang menjemputku.

tapi suatu saat nanti,
kamu akan menghampiriku bahkan (mungkin) beberapa kali,
untuk mengingatiku lebih dulu,
bahwa akan tiba waktunya untuk kamu benar-benar menjemputku,
tapi..
hanya dengan imanlah, kamu dapat dikenali..

aku,
seringkali mengabaikanmu,
berbuat sepuasnya dan kamu tetap mengawasiku, disana..
dan,
ketika aku mengingatimu,
bersimpuh pada-Nya, kamupun tetap mengawasiku, disana..

aku berharap ketika itu kamu menghampiriku,
tapi lalu aku sadar,
aku belum siap untuk bertemu denganmu,

bekalku pastilah belum cukup,
tapi kamu juga tak menungguku hingga siap,

kamu pasti akan datang kepadaku,
itu pasti..
kamu selalu siap kapanpun saat perintah itu datang.

***

Cukuplah kematian menjadi sebaik-baik nasihat untukmu.

Sungguh kematian terus mendekati kita,
sadar atau tanpa kita sadari,
ia terus mengejar kita..

ianya menunjukkan Keperkasaan-Nya,
bahwa kematian itu tak siapapun bisa menghindarinya.

lantas, apa yang sudah kita siapkan?
untuk menyambutnya,
menyambut kehidupan yang sesungguhnya,
kekal di dalamnya

bagi ia yang yakin akan pertemuan akan Tuhannya,
akan bahagia di akhir umurnya,
walau yang ditinggalkan menangisinya,
ia tenang dan telah menemukan tempat terindahnya,
DIA,
Maha diatas segala-galanya,
maka,
hanya kepada-Nya-lah
sebaik-baik tempat kembali kita,
dengan Cinta-Nya,
yang sering kali kamu aniaya,
namun,
murka-Nya tidak mendahului Kasih-Nya.

dari yang penuh dosa..
–C Alfi Syahria–

Jum’at, 26 April 2013
Jakarta

#tulisan ini lahir ketika menyaksikan berita di televisi atas wafatnya Ust. Jefry Al Bukhori  26/4/2013 dini hari.

untuk mengenang silahkan Googling,  jika ingin melihat di Just Alvin, temanya “Berdakwah dengan hati”.. ada Uje dan Yusman disana.

Semoga Bermanfaat.